Sebening Air Mata

Ketika hidup mengisyaratkan kesendiriannya, senyum ini sepertinya hampa tak berwarna,
dan pencarian ini terhenti dipersimpangan senja.. Ketika itu dirimu bersemayam manja disetiap pengharapan jiwa,, Jiwa yang terpukau oleh gemerlap dunia…

Sementara aku,, masih disini menari bersama goresan pena.. dan bersimpuh dalam duka,
Dukaku sebening air mata.. hingga aku takkan meratap, ataupun mengiba..
dan biarlah cinta yang bicara.. hingga saatnya tiba…

Percayalah… rinduku sebening air mata….