Malam t’lah larut namun mata enggan terpejam… Apa yang engkau risaukan wahai jiwa tenang ?… Akupun demikian, ingin melihat gemintang bersujud dihadapanku,, dan mimpi bertekuk dalam kerinduaku.. tapi apalah hendak dikata, engkau dan aku diciptakan dalam kadar yg telah ditentukan.. Aku hanya mampu merambah hatimu namun tak bisa bersuara di hadapanmu.. demikian pula engkau.. hanya mampu bermimpi pada sesuatu yg telah engkau akhiri sedangkan Kisahmu dan kisahku tinggallah masa lalu,, aku hanya mampu mencintaimu selalu, meski engkau tidak dihadapanku…