Dimanakah engkau wahai jiwa yang membuat duka menjadi riang gembira ? Aku menuju pelataran sang Dewa dan bertanya pada sang Budha Namun tak ada jawaban atasnya. Dia tidak padang pasir ataupun samudera, bahkan tidak di segitiga bermuda. Dengan langkah pasti, aku ke Timur.. di depan Ka’bah aku bersimpuh, Namun Sayang, sedikitpun tidak ada suara.  Dimanakah engkau wahai jiwa yang mengubah amarah menjadi ramah ? Ditiang Penyaliban sang Kristus kau kucari, namun tak kutemukan juga. Aku ke ujung dunia, menelusuri pusara para pujangga, belum juga aku bersua. Dimanakah engkau wahai jiwa yang mampu meredam gelisah ? Aku, lelah… dengan pasrah Aku melihat dalam hatiku,, Maha Suci Allah, Engkau ada disana, melambaikan tangan penuh asa.. engkau ada disana, dihatiku selamanya…